10.5.14
Complicated
Satu kata yang tak pernah ku maksudkan untuk membuatmu bersalah, sungguh..
Satu kata pula yang tak pernah ingin ku lakukan, sungguh..
Sesungguhnya aku hanya menginginkan perhatianmu saat kata itu terlontar..
Sesungguhnya aku hanya ingin kau mengalah, bukan justru semakin meledak..
Sesungguhnya pula aku hanya ingin melihat seberapa besar kau merindukan kehadiranku di saat amarah menyelimuti kita..
Cari saja yang lain, begitu katamu..
Tolong, bukan kalimat itu yang ku inginkan terlontar darimu, sungguh..
Tolong, kau yang paling mengetahui seberapa besarnya aku membutuhkan dirimu, sungguh..
Ego..
Tolong hancurkan sedikit dinding egomu, terlebih di saat aku tak kuasa menahan penat..
Kau yang paling tau seberapa besar penat yang kurasa, seberapa banyak sabar yang kupaksakan..
Kau yang paling tau aku bagaikan geranat yang mudah meledak, sesungguhnya..
Aku bukan memintamu mengubah segala yang kau miliki, tapi tolong hancurkan dinding yang telah lama kuhancurkan, demi kita, demi kebahagiaan yang kau pun menginginkan..
18.2.14
Pernah
Pernah.. Kau khianati kepercayaanku..
Pernah.. Ku coba bangun kembali kepercayaan itu..
Lagi.. Kau hancurkan dinding kepercayaan itu..
Lagi.. Ku meratapi puing kepercayaan..
Lagi.. Ku berpikir akan dikemanakan puing itu..
Lagi.. Hatiku tercabik oleh pengkhianatanmu..
Kembali.. Ku mengais serpihan yang kau sisakan..
Kembali.. Ku rekatkan serpihan tersebut dengan sisa rasa yang ada..
Kembali.. Dinding kepercayaan terbangun untukmu walau rentan..
Entah.. Akankah ada dinding itu lagi jika kembali kau hancurkan..
Entah.. Akankah ada rasa lagi jika kau siakan..
Entah.. Akankah bisa ku miliki semua itu..
Entah..
23.12.13
Do'a Untukmu
Jauhkan lah dia selalu dari tatapan kotor itu,
Jauhkan lah dia selalu dari sentuhan hina itu,
Lindungi lah dia selalu dari para makhlukMu yang ingin menodanya..
Dan biarkan lah aku menjaganya selalu meski dari jarak yang membentang,
Ijinkan lah pula aku dapat selalu mendekapnya lewat Do'a - do'aku kepadaMu :')
Aamiin..
14.11.13
D
Tak pernah pula ku hidangkan makan malam romantis..
Tak ada liburan bersama yang panjang dan menyenangkan..
Sedikit kata mesra yang ku lontarkan untukmu..
Jangankan itu semua, waktu untukmu pun terlampau sedikit yang dapat ku berikan..
Beginilah aku..
Sosok yang tak romantis..
Sosok yang begitu egois dalam menyayang dan mencintaimu..
Begitu pula denganmu yang jarang membuatku terbang melayang dengan kalimat gombalmu..
Kerap kali dirimu mengeluarkan emosi di atas rasa khawatirmu..
Namun bagiku..
Kasih sayangmu, ketulusanmu mencintaiku, senyum manismu, canda tawamu, senda guraumu, serta kesabaranmu menghadapiku lah yang mengalahkan segalanya..
Aku sadar perjalanan kita begitu berat penuh rintangan..
Namun aku selalu berharap kita akan terus saling menyayangi dan mencintai,
Serta perjalanan cinta abadi ini akan mengarah pada kebahagiaan selamanya..
8.11.13
Butuh
15.10.13
Masih Ku Sebut - Recall
Rinduku ini hanyalah untukmu, walau hatiku semakin pilu..
Tapi ku hanya bisa terdiam melihat kau bersamanya..
Meskipun kamu sudah enggan bersamaku lagi, aku tak perduli..
Semua cerita indah hanya jadi kenangan yg takkan mungkin terulang..
1.10.13
Merindu
Kamu.. Sosok yang dengan mudahnya melakukan hal sulit tersebut..
Aku.. Manusia yang selalu mencintamu dengan segala keegoisanku..
Waktu.. Hal yang merubah semua itu..
Merubah kesabaranmu yang dulu menjadi emosi yang terus melekat di hatimu..
Waktu pula yang merubahku menjadi penyabar yang kembali menjelma menjadi sosok yang begitu menyebalkan bagimu..
Kita.. Dua sosok yang begitu menyayang di atas keegoisan masing masing..
Kita.. Dua sosok yang begitu merindukan pribadi yang dianggap lebih menenangkan di masa lalu..
Kemana perginya waktu membawaku dan dirimu yang dulu?
Kemana perginya waktu membawa kita yang dulu tak bisa lepas satu sama lain?
Kemana?
Aku pun dirimu tak kan pernah tau..
Waktu memang mengubah segala yang ada di diri kita, tapi ku harap tidak untuk rasa sayang yang bersarang di hati kita..
15.6.11
Identifikasi Kompleksitas Dunia IT
Dunia IT dan Internet merupakan dunia yg tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Karena dengan semakin bertambahnya tahun, semakin meningkatnya kebutuhan manusia, maka akan semakin berkembang pula suatu teknologi yg membuat manusia menjadi ketergantungan akan teknologi tersebut. Dari dunia IT dan Internet tersebut dapat tercipta banyaknya peluang, manfaat dan tentu saja tidak terlepas dari berbagai masalah yg kompleks.
Saat ini berbagai bidang telah sangat ketergantungan dengan dunia IT dan Internet. Misalnya saja bidang pendidikan, yg pada kenyataannya tidak dapat dilepaskan dari IT dan Internet. Adanya IT dan Internet sangatlah bermanfaat dalam bidang pendidikan tesebut. Dengan adanya Internet, informasi yang tadinya susah untuk didapatkan menjadi sangat mudah untuk didapatkan. Jika kita melihat ke beberapa waktu yg lalu, perpustakaan mungkin menjadi sumber dari segala macam pengetahuan yg gemar dikunjungi oleh orang yg ingin mengetahui sesuatu. Tapi menurut saya, pergi ke perpustakaan itu membutuhkan biaya dan juga waktu. Ditambah lagi dengan belum terlalu banyaknya perpustakaan yg bisa dibilang memadai untuk memenuhi keingintahuan kita yg semakin bertambah. Adanya Internet sangat memungkinkan kita untuk mengakses perpustakaan online yg ada. Baik di dalam negeri maupun luar negeri yg mungkin jauh lebih lengkap isinya. Apalagi saat ini Internet terbilang sangat mudah untuk diakses. tidak hanya dari perangkat komputer, tetapi juga dapat digunakan dari handphone yg telah dilengkapi dengan fasilitas tersebut.
Pertukaran informasi juga sangat dibutuhkan dalam bidang pendidikan dan penelitian agar penelitian tidak terulang. Hasil – hasil penelitian pada perguruan tinggi dan berbagai lembaga penelitian dapat digunakan untuk mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi. Pertukaran informasi ini dapat menjadi lebih mudah juga berkat adanya Internet.
Paparan Mengenai Kompleksitas Sistem IT
Kompleksitas adalah sebuah perkembangan matematika yang lahir dari teori yang dikenal dengan sebutan teori chaos, sebuah teori yang melihat obyek sebagai sebuah sistem yang sangat tergantung kepada kondisi awal sistem dan sangat sensitif terhadap perubahan yang mengganggunya. Kompleksitas memandang semua sistem sebagai sebuah sistem yang senantiasa berubah secara dinamis dan adaptif. Ia memandang sistem berubah secara iteratif dan mengikuti similaritas tertentu dalam tiap iterasinya: sangat tergantung kepada kondisi awal iterasi dan sangat peka terhadap gangguan di mana tiap gangguan kecil dapat mengakibatkan perubahan besar yang muncul (emergence), tak dapat diprediksi secara linier dari pola analisis biasa.
Sedangkan sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Sistem IT terbagi menjadi 3 komponen utama, yaitu: Software, Hardware dan Brainware. Software merupakan data yang diformat dan tersimpan secara digital termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Hardware ialah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya. Kemudian Brainware adalah pengguna atau orang yang memiliki hak akses atas software dan hardware untuk melakukan pemrosesan dan pengelolaan informasi.
Dapat disimpulkan bahwa kompleksitas sistem IT merupakan suatu kondisi yg kompleks atau rumit yg terjadi karena adanya hubungan antara 3 komponen utama di atas yg tidak memiliki tujuan yg sama atau mungkin melenceng dari tujuan awal disebabkan adanya gangguan kecil penyebab perubahan besar.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
http://cerpen-ti.blogspot.com/2011/06/paparan-mengenai-kompleksitas-sistem-it.html
13.6.11
Prediksi Perubahan yang Paling Spektakuler 5 Tahun Mendatang
Prediksi perubahan untuk 5 tahun mendatang mungkin jalanan di Indonesia khususnya kota – kota besar seperti Jakarta akan semakin ramai dan cenderung padat, hal ini bisa saja terjadi selama para produsen kendaraan bermotor tetap memproduksi dengan harga bersaing.. Kalopun para produsen memproduksi mobil terbang atau yang lainnya, menurut saya akan tetap terjadi kepadatan lalu lintas udara.. Apalagi jika para pengendaranya masi saja seperti sekarang ini.. Terlalu banyak yg tidak mematuhi rambu – rambu lalu lintas..
Itu sedikit prediksi saya dalam hal transportasi, untuk prediksi perubahan yang paling spektakuler 5 tahun mendatang dalam bidang teknologi informasi mungkin tidak adanya lagi orang yang buta akan komputer dan internet.. Saat ini pasti masi terbilang banyak daerah terpencil yang warganya belum dapat menggunakan komputer atau bahkan mungkin mereka tidak mengenal apa itu komputer.. Yaah jangankan komputer atau bahkan internet, listrik aja masi banyak yg belom masuk ke dalam daerah – daerah tertentu..
Selain hal di atas, menurut saya akan semakin terjadi perubahan yg spektakuler pada handphone dan gadget lainnya pada 5 tahun mendatang.. Dapat dipastikan handphone akan semakin canggih.. Begitu juga dengan gadget yg akan semakin kecil dan tentunya semakin multifungsi.. Contoh nyata yg dapat kita lihat di Indonesia, penggunaan Netbook dan PC Tablet semakin menjamur.. Hal ini cukup membuktikan bahwa dengan bertambahnya tahun bertambah pula keinginan manusia untuk memiliki gadget yg tergolong berukuran mini, tentu saja dengan fungsi yg tidak mini..
5.5.11
Sejarah Perubahan/Perkembangan Teknologi Informasi (Personal Computer)
Komputer yang kita gunakan sekarang ini tidak serta merta muncul begitu saja melainkan melalui proses yang panjang dalam evolusinya. Hal ihwal munculnya komputer mungkin dapat dilihat dalam kilas balik sejarah sejak digunakannya Abacus – ditemukan di Babilonia (Irak) sekitar 5000 tahun yang lalu – sebagai alat perhitungan manual yang pertama, baik di lingkup sekolah maupun kalangan pedagang, saat itu. Pada periode selanjutnya telah banyak ditemukan alat-alat hitung mekanikal sejenis yaitu Pascaline yang ditemukan oleh Blaine Pascal pada tahun 1642, Arithometer oleh Charles Xavier Thomas de Colmar pada tahun 1820,Babbage’s Folly oleh Charles Babbage pada tahun 1822, dan Hollerith oleh Herman Hollerith pada tahun 1889. Kesemuanya masih berbentuk mesin sepenuhnya tanpa tenaga listrik. Ukuran dan kerumitan strukturnya berdasarkan atas tingkat pengoperasian perhitungan yang dilakukan. Barulah pada tahun 1940, era baru komputer elektrik dimulai sejak ditemukannya komputer elektrik yang menerapkan sistem aljabar Boolean.
Perkembangan teknologi komputer yang dijabarkan di bawah ini di bagi atas empat generasi berdasarkan atas komponen-komponen yang digunakannya, mulai dari yang berukuran “big” hingga mikro yang sejalan juga dengan kerumitan komponennya.
Generasi Pertama
Saat ini merupakan jamannya komputer-komputer raksasa, seperti Z3, Colossus, ENIAC, EDVAC, EDSAC, UNIVAC I. Karakteristik komputer pada zaman ini ditandai dengan ukurannya yang hampir sebesar kamar tidur, mengunakan tube vakum dengan jumlah yang amat banyak untuk menyimpan dan memproses perintah atau instruksi, memakan tenaga listrik ribuan watt, menggunakan bahasa mesin dan hanya dapat digunakan oleh orang yang terlatih. Jadi, orang awam tidak akan dapat menggunakannya sehingga komputer jenis ini belum dikomersialisasikan ke khalayak ramai. Hanya perusahaan-perusahaan besar, institusi pendidikan dan instansi pemerintah yang menggunakannya.
Generasi Kedua
Jaman ini dimulai dengan pemakaian transistor dan dioda sebagai pengganti dari tube vakum sehingga sizenya lebih kecil dibandingkan generasi pendahulunya. Penemuan lainnya yaitu penggunaan memori inti magnetik yang berfungsi menyimpan data, sehingga lebih cepat dalam pemrosesan data, serta bahasa mesin telah digantikan dengan bahasa assembly (Fortran dan Cobol) yang memudahkan dalam pengoperasiannya. Beberapa contoh komputer pada masa ini, yaitu Stretch, LARC, DEC PDP-8, IBM 1401, IBM 7090 dan IBM 7094.
Generasi Ketiga
Era baru komunikasi komputer mulai menapakkan kakinya pada momentum ini. Sebagian besar perusahaan-perusahaan besar menerapkan sistem on-line dengan menggunakan terminal jarak jauh dalam pemakaian komputer (baca : on-line). Teknologi ini tentunya didukung pula oleh kinerja komputer yang semakin baik dari segi penggunaan hardware maupun software. Penemuan baru di bidang hardware dilakoni dengan munculnya IC (Integrated Circuit) dalam komponen komputer. Karena kelebihannya dalam menyatukan berbagai komponen-komponen dalam suatu chip tunggal sehingga komputer pada saat itu ukuran komputer menjadi semakin kecil tanpa menurunkan kinerja yang dihasilkan, bahkan semakin meningkatkan kinerjanya. Pada bagian software, teknik-teknik pemrograman jamak (Multi Programming) mulai dikembangkan sehingga makin menambah koleksi berbagai bahasa pemrograman yang ada. Cray-1, UNIVAC 90/30 dan IBM 360 adalah beberapa contoh komputer pada generasi ini.
Generasi Keempat
Seiring dengan lajunya waktu perkembangan komputer sebagai alat pemrosesan data semakin meningkat pesat terutama pada generasi ini. Kecepatannya yang semakin bertambah berbanding terbalik dengan ukurannya yang semakin kecil dengan didukung oleh kemampuan memori yang lebih besar. Harganya pun semakin murah disebabkan oleh karena komponen-komponennya telah diproduksi dan dijual secara missal. Pada periode ini berbagai IC disatukan menjadi satu kesatuan membentuk komponen yang disebut dengan VLSI (Very Large Scale IC). Penggunaan perangkat lunak yang semakin mudah dan berkembang mulai diterapkan pada komputer-komputer rumahan, seperti word processing dan spreadsheet. Jaringan internet pun makin luas yang dahulunya hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok elite kini sudah bisa digunakan juga oleh masyarakat awam. Penggunaan mikroprosessor kini tidak mutlak lagi digunakan hanya pada komputer melainkan sudah diaplikasikan pada produk-produk elektronik lainnya, seperti televisi dan microwave. Melihat perkembangan dunia komputer yang tingkat pertumbuhannya sangat tinggi mulai dari generasi awal hingga sekarang ini dapat kita prediksikan bagaimana karakteristik komputer pada generasi mendatang. Mungkin saja, komputer nantinya tidak harus terus didikte oleh manusia tetapi ia sudah dapat melakukan segala sesuatunya sendiri. Boleh dikata kemampuannya sudah menyerupai kepandaian manusia. Kemampuan seperti itu (Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelegence) kini aktif diteliti oleh negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat.
Generasi Kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhan. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.
Sumber:
http://www.forumsains.com/artikel/sejarah-perkembangan-komputer/
25.3.11
Impian Teknologi Informasi Tahun 2021
Saat disuru buat tulisan tentang impian ini, yg pertama terlintas di pikiran saya “masi ada gak dunia pd taun segitu?”.. Okeh kita anggap dunia masi ada dan tidak akan berakhir pd taun 2012..
Impian? Tahun 2021? Masi lama juga yaa.. Hmm.. Seperti yg kita tau teknologi informasi berkembang dengan sangat cepat.. Kalo kita kembali ke masa lalu yg mungkin saya pun blm lahir, org dulu jika ingin berkomunikasi jarak jauh harus menggunakan surat, dan yg lebih lama lagi mungkin telegraf atau telegram.. Mungkin karena dirasakan kurang praktis dan memakan waktu lama dalam proses pengiriman dan penerimaan, para penemu dan pencipta akhirnya memperkenalkan kepada orang banyak dari yg namanya pesawat telepon, pager (baca: pejer, bukan pager rumah pastinya), hingga kini yang sangat biasa digunakan oleh kita yaitu handphone, komputer, internet dan masi banyak lagi yg lainnya..
Yak, balik lagi ke impian.. Impian saya untuk teknologi informasi di taun 2021 yaitu fungsi manusia diganti menjadi sistem hologram.. Fungsi manusia? Maksudnya? Berdasarkan pengalaman temen yg capek ditanyain informasi itu2 aja sama para orgtua, tercetuslah ide ini.. Pekerja seperti resepsionis, customer service, tour guide kan biasanya menjelaskan masalah yg sama kepada banyak orang.. Walopun digaji tp pasti capek juga lah ngomongin informasi itu ituuu aja.. Dr pd kayak gitu, mendingan dibikin sistem hologram berupa rekaman manusia yg akan muncul dan mulai berbicara “selamat datang, blablabla” ketika customer terdeteksi oleh sensor.. Terus kalo si customer mau nanya2 ke hologramnya gimana? Jd, di dekat si hologram akan diletakkan sebuah layar sentuh yg dapat digunakan untuk bertanya – tanya.. Dan saat customer menjauh dari sensor, hologram tersebut secara otomatis akan mengucapkan terima kasih dan sampai jumpa ke customer lalu akan menghilang.. *agak serem sih emang muncul trus ilang tiba2* haha..
Balik lagi.. Untuk yg tour guide, mungkin lebih ke tour guide yg ada di bus.. Kalo untuk yg ini, si hologram letaknya di bus bagian depan deket supir.. Sebenernya sama aja kayak yg hologram di atas, bedanya cuma letak layar sentuh untuk penumpangnya yg ada di depan penumpang (nempel di bangku penumpang depannya).. Trus kalo ada yg nanya-nya rebutan, si hologram gimana jawabnya? Si hologram gak akan ngejawab pertanyaan lain sebelum dia selese ngejawab pertanyaan sebelumnya.. Dan pastinya para penumpang baru bisa bertanya setelah si hologram selese ngejelasin informasi wajibnya.. Si hologram gak akan terus2an ada di bagian depan bus, kalo udah ada jeda 5 menit dan gak ada pertanyaan lagi, secara otomatis si hologram bakal ilang..
Hologram ini bisa juga digunakan sebagai pengganti directory yg suka ada di mall atau gedung apapun..
Ini hanya impian yg tiba2 terpikirkan karena ide yg tercetus dari si kalong cantik *sumpah gue dpaksa* yg dilanjutkan dgn obrolan ilmiah seperempat serius pada tengah malam.. Mudah2an aja bisa tercapai.. Amiin *entah bagaimana caranya.. haha
2.3.11
Perspektif IT di Mata Macam - macam Orang
Perspektif atau sudut pandang IT menurut setiap orang pasti berbeda – beda.. Perspektif anak – anak dan orang tua pasti berbeda, begitu juga dengan yang lainnya.. Karena mungkin mereka melihat berdasarkan dari fungsi yang biasa mereka gunakan.. Seperti misalnya kalo kita bertanya pada anak kecil, “dek, menurut kamu IT itu apa sih?”, normalnya anak kecil pasti akan balik bertanya “IT itu apaan?”, setelah kita menjelaskan sebenarnya apa itu IT, anak kecil tersebut pasti akan menyimpulkan bahwa IT itu adalah game, komputer, internet.. Kenapa bisa menjawab seperti itu? Karena IT yang dekat dengan kehidupan anak kecil pada saat ini biasanya hal – hal tersebut.. Contoh nyata yang biasa saya lihat di rumah, keponakan saya yang berusia 2, 3 dan 5 tahun sudah terbiasa bermain komputer yang connect internet.. Jadi, tidak heran jika ditanya akan menjawab seperti itu..
Itu menurut sudut pandang anak – anak, bagaimana dengan remaja, orang tua, atau bahkan pekerja dalam berbagai bidang?
>>> Perspektif Remaja
Usia remaja identik dengan usia anak sekolah tingkat SMP hingga SMA, di mana usia tersebut biasanya mereka sedang banyak – banyaknya tugas dari sekolah, senang bermain dan sedang dalam usia ingin selalu mengikuti trend masa kini.. Jadi dapat disimpulkan bahwa menurut sudut pandang remaja, IT itu adalah alat untuk membantu dalam mengerjakan tugas, internet dan alat untuk memperbanyak teman + berkomunikasi lewat jejaring sosial..
>>> Perspektif Orang Tua
Umumnya yang dipikirkan oleh orang tua jika ditanya masalah IT adalah alat untuk berkomunikasi seperti handphone.. Dan karena pada saat ini teknologi semakin berkembang, tidak sedikit orang tua yang akan beranggapan bahwa IT itu identik dengan internet..
>>> Perspektif Pekerja dalam berbagai bidang
Perspektif pekerja terhadap IT tentunya lebih merujuk pada peralatan yang mendukung pekerjaannya..
23.8.10
Peduli dan Pemanfaatan Data Dalam Pengelolaan Negara
Masalah peduli dan pemanfaatan data sebenarnya sudah pernah saya bahas dalam postingan saya yang berjudul GO DATA, tetapi karena ada tugas tambahan *yang sebenarnya sudah saya kerjakan pula dalam UAS* jadi saya akan mencoba memaparkannya lagi dalam postingan kali ini..
- Data belum dimanfaatkan maksimalkan dalam pengelolaan negara
Data yang dimiliki oleh negara Indonesia terbilang amat sangat banyak.. Tetapi sangat disayangkan bahwa semua data yang ada belum atau bahkan tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah dalam pengelolaan negara.. Hal ini disebabkan karena kurangnya rasa kepedulian terhadap data-data yang ada.. Sangat banyak data yang terbengkalai, padahal mungkin saja data-data tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan demi perkembangan negara ini, yang tentunya akan berdampak positif bagi kelangsungan hidup rakyat Indonesia.. Bisa dipastikan sudah sangat banyak anggaran yang dikeluarkan untuk pengolahan data-data tersebut, tetapi tidak semua data dimanfaatkan dengan baik.. Yaahh memang sukanya membuang-buang anggaran saja.. Dan lagi-lagi selalu rakyat yang dirugikan..
- Data-data kependudukan, sumber daya, potensi, perekonomian, dsb belum diorganisasikan secara rapi
Selain belum dimanfaatkan secara maksimal, berbagai jenis data yang ada di negara kita juga belum diorganisasikan secara rapi.. Misalnya saja data-data kependudukan, sumber daya, potensi, perekonomina dan masih banyak lagi.. Lagi-lagi masalah ini dikarenakan kurangnya SDM yang berkompeten.. Memang sudah sangat seharusnya pemerintah sering mengadakan pelatihan bagi para SDM yang ada.. Daripada anggaran yang ada dikeluarkan untuk hal yang tidak penting atau bahkan masuk ke dalam kantong pribadi, sangat lebih baik jika digunakan untuk hal yang jauh lebih bermanfaat, yaa seperti mengadakan pelatihan tersebut misalnya.. Menurut saya, memang sangat dibutuhkan campur tangan langsung dari pihak pemerintah.. Campur tangan yang saya maksudkan di sini adalah benar-benar mengawasi dan mengorganisir.. Jangan hanya dalam masalah anggaran saja baru ikut campur tangan.. Sebisa mungkin minimalisasikanlah penggunaan anggaran yang ada..
Sudah seharusnya segala data yang ada mengenai negara Indonesia tersimpan dan terolah dengan baik.. Data adalah sesuatu yang sangat penting untuk perkembangan negara kita.. Dengan adanya data yang akurat dan valid tersebut, pihak pemerintah bisa mempelajari hal yang kurang dalam mengelola negara.. Bisa melihat juga hal apa yang selama ini membuat negara kita terus terpuruk dan tidak pernah lepas dari keterpurukan itu.. Dengan terlaksananya dua hal di atas, saya sangat berharap bahwa negara kita bisa terlepas dari segala keterpurukan yang dialami selama ini, bisa semakin maju dan bahkan bisa menggungguli negara maju yang lain.. Karena saya sangat yakin, dengan terolah dan terorganisirnya data-data yang ada tersebut dengan sangat baik, akan membawa banyak dampak positif bagi negara kita..
Sumber >>> otak yang teramat sangat BUNTU karena NUGAS mulu!
Pengelolaan Sistem Informasi Nasional
Beberapa waktu yang lalu, saya sudah pernah memosting ulasan tentang Sistem Informasi Nasional di Indonesia, dan kali ini saya akan mencoba untuk mengulas tentang bagaimana mengelolanya.. Sebenarnya ada banyak sekali cara untuk mengelola Sistem Informasi Nasional tersebut, tapi yang akan saya coba bahas di sini hanya dua cara, yaitu:
- Dikelola oleh setiap Departemen dengan anggaran yang memadai
Menurut saya, jika Sistem Informasi Nasional dikelola oleh setiap departemen akan menjadi lebih baik.. Setiap departemen tidak perlu mencampuri urusan data departemen lain yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan data departemen itu sendiri.. Sehingga bisa dipastikan data-data yang ada akan semakin akurat keberadaannya, karena tidak perlu khawatir akan tercampur dengan data dari departemen lain.. Dan dengan adanya anggaran yang memadai seharusnya setiap departemen bisa lebih memaksimalkan kinerja mereka dalam melakukan pengelolaan.. Tetapi jangan mentang-mentang ada dana yang memadai, setiap departemen jadi melakukan pemborosan dana atau bahkan dijadikan ladang peningkatan dana demi kepentingan pribadi.. Gunakanlah dana sesuai dengan yang memang seharusnya dibutuhkan demi kelangsungan suksesnya pengelolaan..
- Memberdayakan BPS (Biro Pusat Statistik)
Menurut Wikipedia, Biro Pusat Statistik atau yang biasa disingkat dengan BPS adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen yang mempunyai fungsi pokok sebagai penyedia data statistik dasar, baik untuk pemerintah maupun untuk masyarakat umum, secara nasional maupun regional.
BPS memiliki beberapa peranan yang harus dijalankan, antara lain:
>>> Menyediakan kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat. Data ini didapatkan darai sensus atau survey yang dilakukan sendiri dan juga dari departemen atau lembaga pemerintahan lainnya sebagai data sekunder.
>>> Membantu kegiatan statistik di departemen, lembaga pemerintah atau institusi lainnya, dalam membangun sistem perstatistikan nasional.
>>> Mengembangkan dan mempromosikan standar teknik dan metodologi statistik, dan menyediakan pelayanan pada bidang pendidikan dan pelatihan statistik.
>>> Membangun kerjasama dengan institusi internasional dan negara lain untuk kepentingan perkembangan statistik Indonesia.
Dengan adanya peran-peran yang harus dijalankan oleh BPS di atas ini, seharusnya pengelolaan Sistem Informasi Nasional di negara kita bisa berjalan dengan sangat baik.. Tetapi sangat disayangkan tidak semua dari peranan tersebut dijalankan.. Menurut saya, hal ini terjadi karena kurangnya sumber daya manusia yang mendukung.. Mungkin sudah banyak SDM yang dipekerjakan, tapi saya yakin tidak semua dari pekerja itu kompeten di bidang ini.. Jadi seharusnya pemerintah lebih sering mengadakan pelatihan yang benar-benar bisa meningkatkan kualitas kerja mereka.. Selain SDM yang harus ditingkatkan kualitasnya, data-data yang dimasukkan juga harus sering dilakukan pembaharuan atau update.. Kebanyakan data yang ada merupakan data-data lama, sehingga bisa dikatakan data tersebut tidak akurat.. Karena keakuratan data yang ada sangat mempengaruhi perkembangan negara kita..
Dari dua cara pengelolaan di atas, saya harapkan Sistem Informasi Nasional di Indonesia bisa berjalan dengan sangat baik dan tidak akan ada lagi yang namanya ketertinggalan dari negara lain..
Referensi:
11.8.10
Kasus IT Menarik
Dalam dunia IT saat ini, banyak sekali kasus yang menarik.. Baik dari dalam negeri maupun luar negeri.. Ada beberapa kasus IT yang menurut saya menarik untuk dibahas dalam pengerjaan tugas kommas ini..
- Pembobolan Data Kartu Kredit
Menurut berita yang saya baca dari depkominfo.go.id kurang dari sebulan yang lalu Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembobolan ratusan data nasabah kartu kredit. Pengungkapan kasus itu berawal dari laporan nasabah salah satu bank swasta nasional yang mengadu telah menjadi korban pembobolan kartu kredit oleh orang yang tidak dikenal. Para korban mengatakan bahwa mereka tetap mendapatkan tagihan rekening dari bank tersebut padahal tidak melakukan transaksi menggunakan kartu kredit. Dari pengakuan korban tersebut, polisi lalu mencari petunjuk penyelidikan dan mencari identitas sang pelaku. Hingga akhirnya polisi berhasil menangkap sang pelaku. Atas perbuatannya, sang pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan juga UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman di atas empat tahun penjara.
- Pembobolan Database Bank
Selain pembobolan data kartu kredit, Satuan Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya juga pernah melakukan penangkapan terhadap pelaku pembobolan database bank. Pelaku menerobos database, mencuri informasi password dan ID pengguna untuk mengambil uang korbannya. Database sebuah bank biasanya memiliki sistem keamanan berlapis yang sulit ditembus oleh orang biasa dana hanya orang berketerampilan khusus yang mampu menerobosnya. Pasal yang digunakan untuk menjerat tersangka adalah Pasal 363 KUHP, UU No 23 Tahun 2003 tentang Pencucian Uang, dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik.
Kasus-kasus yang saya tuliskan di atas adalah dua dari sekian banyak kasus kejahatan dalam dunia IT.. Para pelaku melakukan kejahatan tersebut hanya dari sekedar iseng hingga akhirnya ketagihan dan ingin mengulanginya lagi, karena mereka mendapatkan keuntungan yang sangat banyak.. Yaah walopun tidak sedikit juga yang harus mendekam dalam penjara akibat perbuatannya itu.. Banyak juga yang melakukannya karena memang memiliki kejeniusan berlebih yang tidak digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat bagi kepentingan orang banyak.. Seandainya saja semua orang jenius menggunakan kejeniusannya untuk kepedulian seperti kasus di bawah ini..
- One Laptop per Child
2.8.10
GO DATA
Setiap manusia pasti terlahir dengan memiliki sifat peduli.. Baik peduli terhadap sesama manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan maupun terhadap benda mati seperti data misalnya.. Kenapa data misalnya? Yaa karena tugasnya disuruh bikin tentang kepedulian terhadap data.. :p
Balik lagi ke masalah awal, yaitu data.. Semua orang pasti mengetahui apa itu data.. Pengertian data menurut yang saya ambil dari Wikipedia adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. Dalam keilmuan (ilmiah), fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data kemudian diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepat sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak langsung mengalaminya sendiri.
GO DATA adalah gerakan kepedulian terhadap data.. Gerakan ini berguna untuk menghimbau masyarakat agar selalu peduli terhadap adanya suatu data, terutama data pribadi.. Kepedulian terhadap suatu data bisa ditunjukkan dalam beberapa cara.. Misalnya saja dengan cara mengolah data, merawat data, dan menjaga data tersebut agar bisa selalu aman..
Data merupakan sesuatu yang sangat penting karena berisikan fakta-fakta yang ada.. Jadi suatu data harus bisa tersimpan dengan aman.. Aman di sini maksudnya adalah bagaimana caranya agar data (terutama data pribadi) tidak dapat diambil oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab dan menyalahgunakannya.. Lalu bagaimana caranya agar bisa selalu aman? Bila data tersebut berupa data elektronik (data-data berupa word, excel, dll), kita bisa menaruhnya di folder komputer yang tersembunyi atau mungkin bisa juga file data tersebut kita beri password, dan tentunya tak ada orang yang mengetahui password tersebut selain diri kita sendiri.. Dan bila datanya berupa data fisik (seperti surat), bisa diamankan dengan cara menaruhnya di tempat yang sangat aman dan rahasia, di brankas pribadi yang menggunakan kode misalnya..
Selain pengamanan dalam penyimpanan, data juga harus dapat diolah dengan sangat hati-hati.. Hal ini harus sangat diperhatikan, karena sedikit saja terjadi kesalahan maka isi dari data tersebut bisa menjadi berubah dan dapat sangat berpengaruh terhadap banyak orang..
Contoh kesalahan pendataan yang terjadi di Indonesia salah satunya adalah pada waktu pemilihan presiden yang lalu.. Banyak warga Indonesia yang protes karena namanya tidak tercantum dalam daftar pemilih untuk mengikuti pemilihan umum tersebut.. Dan merasa dirugikan karena suaranya tidak dapat digunakan untuk memilih pemimpin negara yang mereka anggap pantas untuk memimpin.. Kenapa hal itu bisa terjadi? Itu pasti dikarenakan adanya kelalaian dalam melakukan pengolahan data yang ada, atau mungkin terjadi kesalahan dalam melakukan sensus penduduk.. Yaah seperti saya bilang tadi, pengolahan data harus dilakukan dengan sangat hati-hati.. Tidak boleh ada kelalaian dalam melakukannya..
Inti dari tulisan saya ini adalah kita harus sangat peduli terhadap suatu data.. Karena data yang dijaga dan diolah dengan baik akan menghasilkan suatu informasi yang baik pula.. Dan saya harapkan bagi setiap individu untuk dapat membantu adanya gerakan kepedulian terhadap data ini mulai dari sekarang hingga seterusnya.. Agar tidak ada lagi penyalahgunaan data pribadi dan kesalahan pengolahan data di masa mendatang..
29.7.10
Tentang UU ITE
Seperti yang kita ketahui bersama, semakin berkembangnya suatu teknologi pasti berkembang pula tingkat kejahatan di suatu negara.. Indonesia salah satunya.. Dan kebanyakan kejahatan dalam bidang teknologi tersebut melanggar UU ITE..
UU ITE? Apaan tuh?
UU ITE atau Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah suatu pengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya.. Pada UU ITE ini juga diatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet.. UU ITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat pada umumnya guna mendapatkan kepastian hukum, dengan diakuinya bukti elektronik dan tandatangan digital sebagai bukti yang sah di pengadilan.. Penyusunan materi UU ITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang disusun oleh dua institusi pendidikan yakni UnPad dan UI.. Tim UnPad ditunjuk oleh Departemen Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan.. Pada penyusunannya, Tim UnPad bekerjasama dengan para pakar di ITB yang kemudian menamai naskah akademisnya dengan RUU Transaksi Elektronik..
Kedua naskah akademis tersebut pada akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh Tim yang dipimpin oleh Prof. Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah), sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR..
Sebagai contoh, kasus pembobolan ATM pada beberapa bulan yang lalu cukup menarik perhatian saya untuk membahasnya dibandingkan kasus penyebaran video porno mirip artis.. Yaah memang kasus penyebaran video porno tersebut masih sering kita lihat di berita maupun acara gosip.. Tapi tinggalkan kasus tersebut, saya kembali pada kasus pembobolan ATM.. Beberapa bulan yang lalu masyarakat Indonesia (termasuk saya dan keluarga) diresahkan dengan adanya pembobolan di sejumlah ATM.. Kasus ini mungkin terdengar biasa karena sudah sering muncul di berita , tapi yang membuatnya tidak biasa adalah modus operandinya.. Yaitu dengan cara melakukan pemalsuan kartu ATM.. Kepolisian RI di beberapa daerah telah berhasil menangkap sejumlah orang yang diduga pelaku pembobolan rekening nasabah yang menjadi korban dalam kasus ini.. Kementrian KomInfo perlu menyampaikan penjelasan tentang penggunaan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam memberikan referensi hukum untuk menjerat aksi kriminalitas yang menggunakan sistem elektronik.. Dengan demikian, UU ITE telah mengatur tentang konsekuensi hukum atas perusakan alat untuk memasukkan kartu ATM yang diganti dengan skimmer yang tengah terjadi di mesin-mesin ATM..
Terhadap pelaku yang telah melakukan pembobolan tersebut, UU ITE menyebutkan bahwa minimal dapat dijerat dengan Pasal 30 ayat (1) yang menyebutkan bahwa,
“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik Orang lain dengan cara apa pun.” dan Pasal 30 ayat (3) yang menyebutkan bahwa, “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.”
Dan untuk ketentuan pidana dalam masalah ini terdapat pada Pasal 46 ayat (1) yang menyebutkan bahwa, “Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).” dan Pasal 46 ayat (3) yang menyebutkan bahwa, “Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).”
Tentunya kasus seperti ini sangat merugikan banyak nasabah bank yang telah menjadi korban pembobolan tersebut.. Menurut saya dari pihak bank sendiri harus bisa lebih meningkatkan pengamanan baik di kantor cabang bank, maupun disetiap ATM.. Mungkin dengan cara menempatkan satpam pada setiap ATM yang berada di luar kantor cabang bank..
Saran saya sih, daripada ngebobol bank mendingan kalian yang pintar bin jenius tuh pake keahlian kalian untuk hal yang jauh lebih berguna demi kepentingan bersama dan tidak melanggar hukum pastinya.. Sayang juga sih kalo udah pinter, jenius, punya keahlian, ehh tapinya malah ngedekem di penjara gara2 ketangkep kasus kayak gini.. Jadi kan emang lebih baik di pake untuk menghasilkan uang secara halal dan legal aja..
Sekali lagi saya tekan-kan untuk para jenius di luar sana, pergunakanlah kejeniusan kalian untuk hal yang tidak melanggar hukum..
Referensi: